Saturday, October 8, 2022

IBU PRTIWI KITA TERCINTA



Di Bali atau di Indonesia orang menyebut Bumi kita sebagai Ibu Prtiwi.  Dia adalah Dewi yang memberi kita kehidupan.  Perannya sangat mirip dengan ibu kandung kita.  Dia memberi kita makan dengan semua sumber yang dia miliki.  Dia menahan kita semua dengan gravitasinya.  Dia menjaga kita semua, semua makhluk pada dirinya.  Dia mendukung kita dengan kasih sayangnya.


Ketika saya merenung tentang Ibu Prtiwi kita.  Saya kadang bertanya pada diri sendiri.  Kami telah mengambil begitu banyak darimu Ibu.  Apa yang bisa kami berikan sebagai balasan atas kebaikanmu kepada kami semua?  Kita mengotorinya setiap hari dengan sampah kita. Berapa lama ibu bisa menahannya?  Ini selalu menjadi pertanyaan saya.  Kita terus membangun diatasnya. 

Bagi saya, dia adalah ibu hidup yang mungkin memiliki batas untuk mendukung kita, untuk mendukung indriya indriya kita yang tak pernah terpuaskan.

Saya pergi ke pantai tempo hari dan, saya menemukan banyak sampah di sana. 

Sampah anorganik seperti plastik, botol dll. Ya Tuhan, apakah ini cara kita membalas kebaikan Dewi Bumi kita?  Sebagai anak-anaknya, kita semua bertanggung jawab untuk merawatnya agar dia bisa memelihara kita lebih lama.  Saya selalu berdoa untukmu ibu karena jika kami semua sadar bahwa keselamatanmu hanya berarti keselamatan dan kesejahteraan kami, itu berarti kami semua harus menjagamu.

OUR LOVELY MOTHER EARTH



In Bali or in Indonesia people call our Earth as Ibu Prtiwi. She is Goddess that provides us lives. Her role really resembles our biological mothers. She feeds us with all sources she posseses. She holds us all with her gravity. She takes care all of us, all creatures on her. She supports us with her affection.



When I ponder about our Mother Earth. I sometimes ask myself. We have been taking so much from you mother. What can we give you in return for your kindness to all of us? We pollute her everyday with our trash. How long can you hold it mother? This has always been my question. We keep building on her. For me, she is a living mother that probably has her limit to support us, to support our insatiable senses.

I went to the beach the other day and, I found vast of trash over there. Inorganic trashes like plastics, bottles etc. Oh my God, is this the way we pay back the kindness of our Goddess Earth? Being her children, we all are responsible to take care of her for she can take care of us longer. I always pray for you mother because if we all are conscious that your salvation merely means our safety and well being, it means we all have to take care of you.

 

Monday, October 3, 2022

TEMPAT SUCI DI DALAM DIRI



Dengan air Anda dapat membersihkan tubuh fisik Anda.  Dengan kebenaran Anda membersihkan pikiran Anda dan, dengan kebijaksanaan Anda membersihkan jiwa Anda.


Suatu ketika ketika saya masih kecil, saya diberitahu oleh kakek buyut saya bahwa ada kuil di tubuh saya.  Bagaimana mungkin?  Saya bertanya pada diri sendiri.  Setelah memahami apa yang dia maksudkan tidak lebih dari pikiran kita dapat menjadi tempat suci bagi Tuhan. 

Cara menjadikannya tempat suci Tuhan adalah dengan menjaga kemurniannya, kebenarannya, kebajikannya.

Mengapa orang menghubungkan bayi dengan kemurnian? 

Karena mereka polos.  Mereka cenderung jujur ​​sepanjang waktu. 

Mereka akan mengatakan apa yang hati mereka katakan.  Kata-kata dan tindakan mereka sejalan dengan pikiran mereka, dengan hati mereka. 

Mereka menyediakan tempat suci bagi Tuhan untuk berdiam di dalam hati mereka.  Hal ini membuat mereka menjadi magnet bagi orang-orang.

Saya sendiri percaya bahwa kita dapat menjaga kualitas bayi yang ada dalam diri kita selama kita membuat pikiran dan hati kita sejalan dengan kata-kata dan perbuatan kita.  Hati Anda adalah Tuhan di dalam diri Anda.  Pikiran Anda harus mendengarkannya agar tempat suci itu terpelihara dengan baik dan Tuhan berkenan untuk berdiam di dalamnya.

THE SHRINE WITHIN SELF



With water you can clean up your physical body. With righteousness you cleanse your mind and, with wisdom you cleanse your spirit.

Once when I was a kid, I was told by my great grandfather that there's temple in my body. How could it be? I asked myself. Having understood what he meant is not more than our mind can be the shrine for God. How to make it become a God's temple is by keeping its purity, its righteousness, its virtue.

Why do people relate a baby with purity? Because they are innocent. They tend to be truthful all the times. They would tell what their hearts say. Their words and actions are in line with their thoughts, with their hearts. They provide shrines for God to dwell in their hearts. This makes them become magnetic for people.

I myself believe that we can keep the baby's quality within us as long as we make our mind and hearts in line with our words and deeds. Your heart is God within you. Your mind has to listen to it for the shrine is well kept and God deigns to dwell in it.

Kagumi

Lihatlah betapa indahnya makhluk ini yang kita sebut sebagai capung. Sepintas pikiran kita mengatakan, ini makhluk biasa saja bahkan ada yan...