Monday, September 12, 2022

Create Your Beautiful Realm


Every being has their own realm. Everyone has their own way to express themselves. You can create yours. Basically none else can interfere your own realm and, conversely you can't intervene others' either. The quintessence of what I am saying is you can create your own happiness without interference of others.

You're truly the architect of your own life, your own realm. If you want to build your positive realm, you must start with positive foundations. Resilience and confidence are the keys. You just need to follow God's ways or righteousness for you can stick to your unwavering positive thoughts and energy.

Once you have had this belief. You'll be firm and strong inside. Other ideas won't influence you anymore. You're already solid with your positivity. No matter what happens, you know that you're on the right track. You're in God's way. You're positive that you're building up your beautiful realm.

Ciptakan Dunia Indah Anda

Setiap makhluk memiliki dunianya sendiri.  Setiap orang punya caranya masing-masing untuk mengekspresikan diri.  Anda dapat menciptakan dunia Anda sendiri.  Pada dasarnya tidak ada orang lain yang dapat ikut campur dengan dunia Anda dan sebaliknya Anda juga tidak dapat mengintervensi dunia orang lain.  Inti dari apa yang saya katakan adalah Anda dapat menciptakan kebahagiaan Anda sendiri tanpa campur tangan orang lain.

Anda benar-benar seorangq arsitek bagi hidup Anda sendiri, dunia Anda sendiri.  Jika Anda ingin membangun alam positif Anda, Anda harus mulai dengan fondasi positif.  Ketangguhan dan kepercayaan diri adalah kuncinya.  Anda hanya perlu mengikuti jalan Tuhan atau jalan kebenaran agar  dapat tetap berpegang teguh pada pikiran dan energi positif Anda yang tak tergoyahkan.

Setelah Anda memiliki keyakinan ini.  Anda akan kokoh dan kuat di dalam.  Ide ide yang lain tidak akan memengaruhi Anda lagi.  Anda sudah solid dengan kepositifan Anda.  Apa pun yang terjadi, Anda tahu bahwa Anda berada di jalur yang benar.  Anda berada di jalan Tuhan.  Anda yakin bahwa Anda sedang membangun dunia Anda yang indah.

Monday, September 5, 2022

Tranquility



Everyday your minds offer heaps of desires. You need to choose them carefully because once you have decided them, they all will bring consequences for you and others. 

I am really in agreement with Mr. Albert Einstein's statement that more or less telling us to think a little longer before taking any actions. Tranquility comes from virtuous desires. In this case meditation helps a lot. After contemplating, you may be able to differentiate wether your impulse comes from your conscience which is God within you and those are whispers of false desires.

Sat Chit Ananda is the concept of gaining tranquility in life. All desires must be righteous (sat). All actions include thoughts, words and deeds are done consciously in accordance with God's way (chit), favorable for all. Only by having righteous desires, tranquility (ananda) is attained.

Ketenangan


Setiap hari pikiran Anda menawarkan begitu banyak keinginan keinginan.  Anda harus memilihnya dengan hati-hati karena begitu Anda memutuskannya, semua akan membawa konsekuensi baik bagi Anda maupun 

Saya sangat setuju dengan pernyataan Mr. Albert Einstein yang kurang lebih artinya meminta kita untuk berpikir lebih lama sebelum mengambil suatu tindakan.  Ketenangan datang dari keinginan-keinginan yang bajik.  Dalam hal ini meditasi sangat membantu.  Setelah melakukan kontemplasi Anda mungkin dapat membedakan apakah impuls Anda yang berasal dari hati nurani Anda yaitu Tuhan dalam diri Anda dan mana yang merupakan bisikan keinginan yang tidak benar.

Sat Chit Ananda adalah konsep mendapatkan ketenangan dalam hidup.  Semua keinginan harus benar (sat).  Segala perbuatan yang meliputi pikiran, perkataan dan perbuatan dilakukan secara sadar sesuai dengan jalan Dewata (chit), baik bagi semua.  Hanya dengan memiliki keinginan yang benar, ketenangan (ananda) tercapai.

Kagumi

Lihatlah betapa indahnya makhluk ini yang kita sebut sebagai capung. Sepintas pikiran kita mengatakan, ini makhluk biasa saja bahkan ada yan...