Friday, July 8, 2022

KARMA - PHALA


Silahkan klik link YouTube dibawah mengenai topik ini 

https://youtu.be/etnW1O3VOSs

Anda memilih perasaan, pikiran, kata-kata atau tindakan Anda dengan bebas. Semua itu disebut karma.  Ingat, setiap perasaan, setiap pikiran, setiap perkataan, setiap perbuatan yang Anda pilih akan menghasilkan hasil yang disebut Phala.  Dengan kata lain, setiap Karma menyebabkan Phala.  Setiap penanaman menghasilkan panen.

Phala hari ini adalah hasil dari Karma kemarin dan Phala besok akan ditentukan oleh Karma Anda hari ini.

Anda harus menanam benih yang baik untuk menuai tanaman yang baik.  Perasaan dan pikiran Anda adalah kebun Anda sendiri.  Anda bebas membudidayakan tanaman apa saja.  Jika Anda tidak menanam benih yang baik, gulma akan tumbuh.  Dan, jangan biarkan orang lain menanam benih mereka di kebun Anda, di perasaan Anda, di pikiran Anda karena Anda akan menuai semuanya.

Jika karena alasan tertentu Anda memanen Phala buruk hari ini, Anda harus menerimanya, karena seratus persen hal itu disebabkan oleh Karma masa lalu Anda sendiri.  Jika Anda pikir itu disebabkan oleh orang lain, ingatlah bahwa Anda menarik mereka untuk terjadi dalam hidup Anda.  Mereka hanyalah jalan.  Terima, lepaskan dan, mulailah menanam Karma baik melalui perasaan dan pikiran, perkataan dan perbuatan yang mulia. 

Jika Anda membalas dendam terhadap seseorang yang Anda pikir penyebab kemalangan Anda, Anda membuat Karma buruk baru dan Anda tahu Anda tidak memotong lingkarannya, tetapi Anda memperpanjangnya.  Jika seseorang melakukan Karma buruk kepada Anda, namun Anda membalasnya dengan Karma baik, di Bali disebut 'Mutus Karma' artinya memotong lingkaran Karma buruk dan mengubahnya menjadi baik.

Apapun yang terjadi hari ini, terimalah dengan penuh keikhlasan, bertanggung jawablah seratus persen pada karma Anda.  Jangan salahkan orang lain, jika terjadi sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan Anda.  Tetap lakukan Karma baik karena hanya dengan melakukan itu Anda akan menuai Phala yang baik di masa depan.

No comments:

Post a Comment

Kagumi

Lihatlah betapa indahnya makhluk ini yang kita sebut sebagai capung. Sepintas pikiran kita mengatakan, ini makhluk biasa saja bahkan ada yan...